Alamanda Sebagai Tanaman Lanskap

bunga allamanda

Habitus

Allamanda atau bunga terompet emas memiliki bunga yang tumbuh bergerombol dan berwarna mencolok, yaitu kuning atau pink. Kelopak bunga berjumlah lima helai dan berbentuk seperti corong. Daun tunggal berwarna hijau mengilap yang tumbuh secara berpasangan di sepanjang cabang serta bergetah. Tanaman ini memanjat dengan bertumpu pada benda lain.

Bunga Allamanda termasuk bunga tunggal bergerombol dengan warna yang mencolok. Beberapa varietas bunga dengan warna bunga yang berbeda dapat ditemukan pada spesies tanaman ini, yaitu kuning, pink, ungu atau coklat muda. Mahkota bunga ini berjumlah lima helai dengan bentuk seperti corong dengan panjang antara 8-12 mm, mahkota bunganya berlekatan.

Bunga Allamanda

Allamanda menghasilkan buah berbentuk bulat, dengan panjang sekitar  1,5 cm. Biji berbentuk segitiga, berwarna hijau pucat saat muda, namun setelah tua menjadi hitam. Tanaman ini dapat diperbanyak melalui media biji (Generatif) maupun stek (Vegetatif).

Tergolong sebagai tumbuhan perdu atau merambat yang berumur panjang (perenial), Alamanda dapat dapat mencapai ketinggian lebih dari 2 meter. Batangnya berkayu, silindris, terkulai, warna hijau, permukaan halus, percabangan monopodial, arah cabang terkulai. Daun tunggal berwarna hijau mengilap yang tumbuh secara berhadapan, bertangkai pendek, berbentuk jorong, panjang 5-15 cm, lebar 2-5 cm. Helaian daun tebal, ujung dan pangkal meruncing, tepi rata, permukaan atas dan bawah halus.

Pemeliharaan Alamanda

Allamanda adalah tanaman lanskap yang berasal dari Amerika Selatan bagian utara yang masih beriklim tropis. Karena itu, Alamanda memerlukan intensitas sinar matahari yang tinggi, suhu hangat yang konsisten, dan kelembapan minimal 50 persen. Karakter iklim yang hampir dengan di Amerika Selatan menjadikan Alamanda sangat mudah tumbuh di Indonesia.

Dihabitat aslinya, Allamanda dapat ditemukan pada area riparian (sekitar sungai) atau tempat terbuka yang terkena banyak sinar matahari dengan hujan yang cukup dan kelembaban tinggi sepanjang tahun. Tanaman ini tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai diketinggian sekitar 700 meter diatas permukaan laut. Alamanda tidak dapat tumbuh pada tanah yang bergaram atau terlalu basah.

Baca juga: Mendesain Taman Rumah Sendiri

Menumbuhkan Alamanda Di Dalam Ruangan

Sangat sulit untuk meniru kondisi asli pertumbuhan tanaman Alamanda sebagai tanaman dalam ruangan. Tanaman rambat Alamanda dalam ruangan, dibutuhkan dukungan struktural untuk batangnya yang terkulai. Anda bisa tetap memangkasnya untuk tanaman yang lebih kompak. Perawatan Alamanda yang baik dimulai dari media tanamnya.

Gunakan tanah pot dengan bagian yang sama gambut, kompos, dan pasir. Tanaman hias Alamanda membutuhkan empat jam atau lebih sinar matahari langsung yang cerah, jadi anda perlu menjemur tanaman ini sekitar empat jam untuk perawatannya di dalam ruangan.

Wadah harus setidaknya bervolume 4 liter dengan lubang drainase yang cukup. Letakkan pot di atas wadah piring yang berisi kerikil dan air. Ini akan menciptakan suasana lembab yang dibutuhkan untuk Allamanda yang sehat. Anda juga bisa menggunakan humidifier.

Baca juga: Tanaman Hias Terpopuler untuk Rumah Anda

Hama

Tanaman ini rentan terhadap tungau laba-laba dan lalat putih, jadi perhatikan baik-baik hama ini. Jika anda menemukan tanaman anda telah dihinggapi hama, lakukan penyemprotan dengan air hingga hama hilang. Kemudian ikuti dengan penggunaan insektisida sabun.

Penggunaan Alamanda Sebagai Tanaman Lanskap

Untuk mendapatkan pertumbuhan terbaik, Allamanda perlu ditempatkan pada area dengan penyinaran penuh. Sebagai tanaman lanskap taman, Penyinaran matahari dapat mendorong Alamanda untuk tumbuh lebih subur. Allamanda memiliki pola pertumbuhan unik, karena tumbuhan ini dapat tumbuh sebagai semak dan tanaman merambat. Jika dibiarkan tumbuh, Allamanda dapat berperan sebagai tanaman merambat, sehingga dapat digunakan sebagai taman vertikal (vertical garden).

Allamanda juga dapat berfungsi sebagai tanaman pergola atau gerbang taman sehingga bisa menjadi peneduh. Dengan pemangkasan rutin, Alamanda dapat menjadi tanaman perdu rendah atau semak.

Baca juga: Menata Taman Depan Rumah Agar Lebih Menarik

Allamanda Sebagai Tanaman Pengarah (perlu pemangkasan rutin)

Bunga Allamanda yang menarik menjadikan tanaman ini salah satu pilihan tanaman hias yang relatif digandrungi.  Dengan pemangkasan, Allamanda dapat tumbuh sebagai tanaman semak atau perdu rendah. Secara arsitektural, Alamanda bisa digunakan sebagai tanaman pagar, tanaman pembatas, tanaman penghalang dan tanaman pengarah. 

Baca juga: Tanaman Pagar Terbaik Untuk Halaman Rumah Anda

Sebagai tanaman pagar (atau tanaman pembatas dan penghalang), allamanda perlu didukung dengan stuktur teralis sebagai tempatnya merambat. Adanya struktur pendukung tersebut akan memungkinkan Alamanda tumbuh hingga lebih dari 2 meter. Pemanfaatan Alamanda sebagai tanaman pengarah akan membutuhkan perawatan yang lebih intensif, karena diperlukan pemangkasan rutin agar Alamanda tidak tumbuh terlalu tinggi.

Baca juga: Puring Sebagai Tanaman Indoor

Sharing is caring!