Beringin Karet Sebagai Tanaman Dalam Ruangan

beringin karet

Ficus elastica, juga dikenal sebagai Beringin Karet, adalah spesies tumbuhan dari kawasan tropis Asia Tenggara. Tumbuhan ini memiliki penampilan yang tampak tidak biasa. Daunnya berukuran relatif lebar berbentuk oval berwarna zamrud. Ficus elastica dapat tumbuh dengan cepat, mencapai hingga 100 kaki di habitat aslinya. Namun, tumbuhan ini lebih sering ditanam sebagai tanaman hias indoor. Menggunakannya sebagai tanaman indoor menjadikannya lebih dirawat sepanjang tahun dan ukurannya lebih mudah diatur.

Cara Memelihara Beringin Karet Sebagai Tanaman Indoor

Dalam hal merawat Ficus elastica, tugas Anda cukup mudah. Anda hanya perlu memastikan bahwa anda memberikan cukup cahaya dan air. Selanjutnya Anda akan mendapatkan kesan eksotis untuk koleksi tanaman dalam ruangan Anda.

Perawatan Beringin Karet

Meskipun Beringin Karet adalah varietas yang cukup kuat, tanaman ini memiliki beberapa persyaratan. Dibutuhkan juga sedikit perawatan khusus untuk menemukan keseimbangan yang tepat di lingkungan mereka. Termasuk dalam hal ini adalah menyediakan sinar yang banyak, tanah yang lembab (tetapi tidak basah), dan cukup pupuk untuk menjaganya tetap sehat.

Ficus elastica memiliki daun yang tampak seperti berlilin yang awalnya berwarna merah muda-koral. Semakin dewasa warna daun akan berwarna hijau tua. Saat tanaman ini mulai tumbuh, ia akan mulai terkulai, jadi penting bagi Anda untuk membantu menopangnya dengan menggunakan batang kayu panjang (atau batang bambu) untuk membantu menjaganya tetap tegak.

Baca juga: Cara Memilih Tanaman Dalam Ruangan

Cahaya

Seperti kebanyakan tanaman dalam genusnya, Beringin Karet atau yang juga dikenal sebagai Rubber Fig ini menyukai banyak cahaya terang dan tersebar merata. Mereka dapat mentolerir sinar matahari pagi yang lembut tetapi harus dipindahkan dari garis sinar langsung yang keras di sore hari karena dapat menghanguskan daun. Tanaman yang tidak mendapat cukup sinar akan menjadi berkaki panjang, kehilangan daun bagian bawah, dan warna daunnya akan menjadi kusam, bukannya berkilau dan cerah.

Untuk menanam Rubber Fig sebagai tanaman indoor, anda harus memerhatikan dengan baik posisi tanaman terhadap sinar matahari. Posisi terbaik untuk tanaman ini bisa jadi adalah area yang paling dekat dengan jendela yang menjadi jalan masuk sinar matahari.

Baca juga: Tanaman Hias Terpopuler 2021 Untuk Rumah Anda

Tanah

Mengenai komposisi tanahnya, Rubber Fig tidak pilih-pilih. Biasanya, tanah pot dengan campuran pupuk kandang dan cepat kering kemungkinan besar akan berhasil — banyak tukang kebun dalam ruangan memilih campuran media kaktus. Selain itu, Rubber Fig lebih menyukai campuran tanah yang bersifat asam. Seperti pohon ara daun rebab (yang diyakini banyak orang mirip), mereka juga “memakan” tanah mereka dan akhirnya akan mengekspos akarnya diatas permukaan media tumbuhnya (tanah). Ketika ini terjadi, cukup tutupi pot Anda dengan tanah tambahan dan itu tidak akan menjadi masalah.

Kebutuhan Air Beringin Karet

Sirami Rubber Fig Anda sesering mungkin — mereka suka dijaga tetap lembab tetapi tidak basah kuyup. Rubber Tree juga rentan terhadap kekeringan yang berlebihan dan tidak tahan terhadap kekeringan dengan baik. Untuk memeriksa apakah sudah tiba waktunya untuk penyiraman, periksa tingkat kelembapan di beberapa inci bagian atas tanah — jika kering dan rapuh, saatnya menyirami tanaman Anda lagi.

Suhu dan Kelembaban

Seperti jenis pohon ficus lainnya, tanaman ini rentan terhadap angin sejuk. Tanaman yang tidak sehat akan menjadi berkaki panjang, dengan ruas-ruas yang meregang, dan daun-daun mungkin mula-mula menguning dan kemudian menjadi coklat sebelum jatuh seluruhnya. Umumnya, pohon karet paling baik disimpan dalam suhu ruang dan kelembapan normal. Jika rumah Anda cenderung kering, belilah pelembab ruangan untuk meningkatkan level kelembapan.

Pupuk

Berikan nutrisi untuk Rubber Fig dengan pupuk cair ringan sepanjang musim setiap tahun seperlunya. Beringin Karet adalah tumbuhan yang “kuat makan” saat sehat. Beberapa ahli merekomendasikan hanya melakukan pemupukan ringan tanaman dalam ruangan untuk mencegah peregangan dan akar tanaman menjadi terikat karena tumbuh terlalu cepat.

Apakah Rubber Fig Beracun?

Ficus elastica beracun bagi hewan peliharaan (khususnya anjing dan kucing), tetapi seberapa besar efeknya tergantung pada ukuran dan usia tanaman dan hewan peliharaan Anda. Masalahnya terletak pada getah susu tanaman, yang ada di daun dan batangnya. Jika Anda melihat hewan peliharaan Anda menunjukkan gejala-gejala di bawah ini, segera hubungi dokter hewan.

  • Gejala Keracunan
  • Iritasi saluran cerna
  • Muntah
  • Diahrrea
  • Iritasi mulut

Perbanyakan Rubber Fig

Rubber Fig dapat diperbanyak dari stek ujung daun, tapi mungkin lebih mudah untuk membeli tanaman dalam pot. Jika Anda melakukan stek, gunakan hormon rooting dan waspadai kelembaban dan kehangatan tinggi. Jangan berkecil hati jika mereka tidak menyebar dengan mudah. Ini adalah ilmu yang tidak pasti yang membutuhkan waktu.

Repotting Beringin Karet

Beringin Karet tumbuh cukup cepat dalam kondisi yang tepat dan perlu direpot setiap tahun sampai tanaman mencapai ketinggian yang Anda inginkan. Tanaman yang lebih besar bisa jadi sulit untuk direpoting, jadi jika Anda tidak bisa memindahkan wadahnya, kikis beberapa inci media pot dan gantilah dengan tanah pot yang baru.

Hama dan Penyakit Umum

Beringin Karet rentan terhadap berbagai hama yang biasanya menyerang tanaman hias dalam ruangan, termasuk kutu daun, kutu putih, tungau, sisik, dan kutu kebul. Jika memungkinkan, identifikasi infestasi sedini mungkin dan obati dengan pilihan yang paling tidak beracun, seperti minyak neem.

Baca juga: Ficus lyrata – Pohon Peneduh Berdaun Cantik

Sharing is caring!