Ficus lyrata, Pohon Peneduh Berdaun Cantik

Ara Biola Cantik

Nama dan Asal Ficus lyrata

Ficus lyarata memiliki nama sinonim Ficus pandurata, merupakan tanaman kategori tidak mencekik. Nama genus ‘Ficus’ berasal dari nama latin untuk ara yang dapat dimakan Ficus carica. Julukan spesies ‘lyrata’ berarti ‘seperti kecapi’, mengacu pada bentuk dedaunan. Habitat asli Ficus lyrata adalah kawasan hutan hutan tropis dataran rendah kawasan tropis Africa Barat dan Tengah. Di Indonesia, Ficus lyrata dikenal sebagai Ara Biola dan Biola Cantik, dalam Bahasa Inggris, tanaman ini dinamai Fiddle Leaf Fig.

Habitus

Pohon Biola Cantik dengan bentuk tajuk membulat atau menyebar
Ficus lyrata juga dapat digunakan sebagai tanaman indoor

Ficus lyrata tumbuh dalam bentuk pohon berukuran kecil sampai sedang. Tingginya dapat mencapai 12 m jika ditanam di tanah. Pada habitat aslinya, spesies beringin ini dapat mencapai tinggi hingga 30 m. Kanopi pada pohon muda biasanya menyebar, sedangkan pada pohon dewasa terlihat lebat dan bulat pada kondisi ideal. Batangnya Soliter, dengan kulit kayu retak dangkal keabu-abuan.

Dedaunan Hijau tua mengkilap, kasar, besar berukuran 45 x 30 cm. Urat daun kekuningan menonjol di permukaan atas dan menonjol di bawah, menonjol ke luar (berbentuk kecapi) atau pandurate (berbentuk biola). Sering kali tepi daunnya bergelombang. Bunga berukuran kecil, banyak, tersembunyi di dinding bagian dalam wadah synconium. Spesies ini berumah satu, dengan bunga jantan/empedu (steril) dan betina ditemukan di synconium terpisah pada pohon yang sama.

Baca juga: Beringin Karet Sebagai Tanaman Dalam Ruangan

Buah Ficus lyrata yang tampak menarik
Buah Ficus lyrata, Umumnya bersifat streril karena terbentuk tanpa proses fertilisasi

Buah-buahan Globose, synconium berlubang berdaging. Berwarna hijau dengan bintik-bintik kuning tertekan, sangat padat dan keras. Diameter buah 3 – 5 cm, dengan bintik-bintik basal yang kuat, tidak bertangkai, berpasangan di axils daun di ujung cabang. Spesimen dewasa yang ditanam di luar ruangan dilaporkan menghasilkan buah ara secara musiman. Tetapi proses tersebut diduga partenogenik, menghasilkan buah ara dengan biji yang tidak dapat hidup. Hal ini disebabkan karena tidak adanya penyerbuk-tawon Agaon spatulatum dari Afrika.

Semua permukaan tanaman yang terpotong atau memar mengeluarkan getah seperti susu. Getah tersebut dapat menyebabkan iritasi kulit pada orang yang rentan, dan beracun jika tertelan.

Baca juga: Cara Perawatan Bonsai Beringin

Pemeliharaan Ficus lyrata

Ficus lyrata tumbuh lambat tetapi kuat, lebih menyukai sinar matahari penuh. Namun sebaiknya ditempatkan pada tempat teduh saat muda. Tanah perlu dijaga agar tetap lembab, hindari penyiraman berlebihan dan jangan biarkan tanaman berada di atas media dengan air berlebih untuk mencegah pembusukan akar.

Jangan menyiraminya dengan air sampai bagian atas medianya  (2,5 cm) kering jika disentuh. Jika Anda mulai menanam daun ara dalam wadah, Anda harus memindahkannya setiap tahun. Naikkan satu ukuran pot saat Anda melihat akar muncul dari pot. Air yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dan cahaya yang tidak cukup akan menyebabkan sekaratnya daun yang lebih tua.

Pohon muda dalam pot cenderung berbentuk monopodial berkaki panjang, dengan batang tunggal yang tidak bercabang. Pangkas ujung yang tumbuh atau bagian atas tanaman sejak usia dini untuk mendorong percabangan. Perbanyakan dengan cangkok (gunakan cabang berumur 1-2 tahun) atau stek batang (gunakan hormon perakaran). Ara Biola cenderung lebih sulit diperbanyak dengan cara vegetatif dibanding spesies Ficus lainnya.

Pemupukan dapat dilakukan sebulan sekali, gunakan pupuk yang memiliki rasio nitrogen-fosfor-kalium 3-1-2 atau pupuk NPK. Pupuk NPK cair lebih disarankan. Pada musim hujan tanaman ini kurang aktif sehingga pemupukan menjadi kurang efektif. Jika Anda ingin membentuk tanaman Anda, lakukan di musim panas saat tanaman memiliki banyak waktu dan energi untuk tumbuh kembali.

Pemangkasan dapat dilakukan secara insidentil untuk membuang daun yang mati dan mendorong pertumbuhan daun baru. Daun yang mulai berubah warna menjadi cokelat secara signifikan (karena stres atau busuk akar)sebaiknya dibuang agar tidak menyedot energi tanaman. Untuk membuang daun gunakan gunting setek yang tajam dan bersih dan potong tangkai daun secara miring, sekitar setengah inci dari batangnya.

Meskipun pemangkasan adalah hal yang penting dalam pemeliharaan Ara Biola, berhati-hatilah agar tidak memangkas lebih dari 5-10 daun sekaligus agar tanaman tidak mengalami tekanan stress. Anda juga dapat menggunakan metode ini untuk menghilangkan daun bagian bawah untuk mendapatkan bentuk seperti pohon.

Baca juga: Tanaman Hias Terpopuler untuk Rumah Anda

Gangguan

Ara Biola rentan terhadap serangan tungau laba-laba. Untuk mencegah serangan hama tersebut, anda perlu membersihkan permukaan daunnya secara berkala dari tumpukan debu.

Fungsi Arsitektural dan Ornamental Ficus lyrata

Ara Biola dapat mencapai tinggi 12 meter dengan diameter kanopi sekitar sembilan meter berbentuk bulat. Tanaman ini digunakan sebagai tanaman hias karena buahnya yang menarik dan daunnya yang indah. Ficus lyrata dapat digunakan sebagai tanaman peneduh pada lanskap taman minimalis. Tampilannya yang anggun menjadikannya relatif sering dijumpai sebagai focal point pada halaman-halaman kantor pemerintahan. Tanaman dengan nama lokal Ara Biola ini juga sering digunakan sebagai tanaman indoor atau tanaman dalam kontainer.

Baca juga: 16 Jenis Tanaman Gantung Indoor untuk Rumah Anda

Untuk menanam Ara Biola dalam pot, gunakan pot dan tanah pot dengan drainase yang sangat baik, karena pohon-pohon ini tidak akan tahan terhadap tanah basah. Tempatkan di tempat yang tinggi, paparan cahaya tidak langsung.

Sharing is caring!