Sansevieria – Tanaman Ornamental Tahan Banting

Sansevieria trifasciata (juga dikenal sebagai Tanaman Ular atau Lidah Mertua) adalah salah satu spesies tanaman hias yang paling populer. Kenapa menjadi sangat populer mungkin karena daya tahannya yang kuat dan mudah perawatannya.

Spesies ini merupakan tanaman bersifat arsitektural, dengan daun kaku yang berkisar dari enam inci hingga delapan kaki tingginya, tergantung pada varietasnya. Sansevieria biasanya memiliki daun berpita hijau, sedangkan varietas yang biasa dikenal sebagai Lidah Mertua biasanya memiliki pinggiran kuning.

Sansevieria trifasciata adalah anggota keluarga Asparagacea — kerabat asparagus taman. Lidah Mertua pertama kali dibudidayakan di Cina dan dipelihara sebagai tanaman hias yang berharga karena diyakini para dewa mereka menganugerahkan kebajikan (umur panjang, kemakmuran, kecerdasan, kecantikan, seni, puisi, kesehatan, dan kekuatan) kepada mereka yang menanam tanaman ular.

Lidah Mertua juga termasuk di antara beberapa tanaman yang dipilih oleh NASA untuk studi tentang bagaimana tanaman dapat digunakan dalam pemurnian udara dan untuk memerangi “sick building syndrome.”

Menurut studi bersama yang dijalankan oleh Departemen Hortikultura di Universitas Georgia dan Institut Penelitian Lingkungan di Universitas Yonsei di Seoul, Korea, Sansevieria menunjukkan kemampuan untuk menghilangkan formaldehida dan benzena dari udara.

Baca juga: Memelihara Lili Paris (Spider Plant)

Sansevieria trifasciata adalah tanaman hias yang sangat tahan banting
Sansevieria trifasciata

Ringkasan Karakter Sansevieria

  • Nama Botani Sansevieria trifasciata
  • Nama Umum Tanaman ular, Lidah Mertua, Tanaman Pedang
  • Jenis Evergreen
  • Ukuran Dewasa 6 inci hingga 12 kaki
  • Sun Exposure Part teduh,
  • Jenis Tanah Pengeringan cepat, tanah berpasir
  • PH tanah Sedikit asam sampai sedikit basa
  • Musim Semi Waktu Mekar (jarang mekar)
  • Warna Bunga Putih kehijauan
  • Daerah Asal Tropis Afrika Barat

Cara Memelihara Sansevieria

Lidah Mertua mudah tumbuh dan kuat bertahan hidup; mereka akan tumbuh subur di sudut-sudut rumah yang sangat terang atau hampir gelap. Tanaman hias yang bandel ini juga bisa menjadi bagian dari lanskap taman rumah anda. Pot Tanaman hias dalam pot yang ideal, sangat baik jika tumbuh dalam kelompok dan akan tumbuh dengan baik di lantai atau di layar meja. Tanaman ini juga tahan kekeringan.

Cahaya

Meskipun sangat adaptif, tanaman Lidah Mertua lebih menyukai cahaya tidak langsung tetapi tetap membutuhkan sinar matahari langsung. Mereka dapat beradaptasi dengan kondisi matahari penuh dan juga akan bertahan dalam situasi yang sangat redup.

Tanah

Tanaman sansevieria lebih menyukai campuran pot yang longgar dan dikeringkan dengan baik. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik di tanah yang lebih berpasir. Tanah pot yang digunakan untuk kaktus bisa menjadi pilihan yang baik.

Sansevieria dalam pot media tanan campur batu

Kebutuhan Air Sansevieria

Biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Siram setiap kali tanah kering jika disentuh. Kesalahan dalam penyiraman; misalnya terlalu banyak air dapat mematikan tanaman.

Suhu dan Kelembaban

Tanaman Lidah Mertua lebih menyukai kondisi hangat dan akan menderita jika terkena suhu di bawah 50 derajat Fahrenheit. Tempatkan tanaman di tempat yang terlindung dari angin. Kisaran suhu yang terbaik antara 21-32 derajat Celsius.

Kebutuhan Pupuk Sansivieria

Pemupukan bisa dilakukan dengan pupuk kaktus ringan selama masa awal penanaman. Anda juga bisa menggunakan pupuk cair slow release yang seimbang (pupuk 10-10-10) diencerkan hingga setengah konsentrasi.

Pot dan Repotting Lidah Mertua

Saat menanam, pilih bahan pot yang kokoh karena akar yang kuat dapat dengan mudah membuat retak dan mematahkan pot yang lemah. Sansevieria umumnya tumbuh lambat dan jarang perlu direpoting, tetapi jika diberi sinar matahari yang cukup, mereka mungkin tumbuh dengan cepat dan memerlukan penggantian pot atau pembagian setiap tahun. Repot tanaman ini di musim semi. Saat merepoting, selalu gunakan tanah pot yang segar.

Perbanyakan Tanaman Ular

Tanaman sansevieria dapat diperbanyak dengan mudah selama direpoting. Sebagai alternatif, tunas baru yang muncul dari tanah dapat diambil dan ditanam secara mandiri. . Stek juga bisa dibuat, tetapi lebih mudah mengandalkan splitting.

Varietas Sansevieria

Ada sejumlah kultivar berbeda dari tanaman ini. Beberapa tidak tumbuh sangat tinggi dan yang lainnya memiliki warna daun yang berbeda. Anda bisa mencoba beberapa jenis Sansevieria berikut ini untuk mendapatkan efek yang berbeda:

  • Sansevieria trifasciata ‘Hahnii’ (tanaman ular sarang burung) hanya tumbuh setinggi sekitar enam inci. Rumpun daunnya membentuk rumpun menyerupai sarang burung.
  • Sansevieria cylindrica (tanaman ular berbentuk silinder) memiliki daun bulat dan kaku yang panjangnya bisa mencapai beberapa kaki. Daun melengkung keluar dari mahkota tengah.
  • Sansevieria trifasciata ‘Laurentii’ (Sansevieria Variegata) memiliki tepi daun berwarna kuning krem. Untuk memperbanyak tanaman ini, harus dilakukan dengan pemisahan tunas daripada diperbanyak dari stek daun.
  • Sansevieria trifasciata ‘Twist’ memiliki daun bengkok yang bergaris horizontal dengan tepi beraneka warna kuning. Tingginya sekitar 14 inci.
  • Sansevieria trifasciata ‘Bantel’s Sensation’ tumbuh setinggi sekitar tiga kaki dan memiliki daun sempit dengan garis vertikal putih.
  • Sansevieria desertii, kadang-kadang disebut rumput badak, tumbuh sekitar 12 inci dengan daun berwarna merah yang segar.

Toksisitas

Tanaman Lidah Mertua cukup beracun bagi manusia, anjing, dan kucing. Jika mereka menelan tanaman itu , manusia mungkin menderita gejala jangka pendek termasuk sakit mulut, air liur, dan mual. Dalam kasus yang jarang terjadi, dapat menghasilkan reaksi dermatologis tetapi terutama beracun hanya jika tertelan. Pada kucing dan anjing, konsumsi dapat menyebabkan air liur yang berlebihan, nyeri, mual, muntah, dan diare.

Sharing is caring!