Tanaman Dalam Ruangan – Ini Cara Memilihnya?

Apakah Anda tinggal di apartemen bertingkat tinggi, 15 lantai di mana Anda tidak memiliki ruang berkebun? Atau anda tinggal di komplek perumahan yang hanya menyisakan sedikit sekali ruang untuk tanah yang terbuka? Atau, Apakah Anda memiliki banyak karya seni, tetapi tidak ada yang semarak untuk mempercantik ruangan dalam rumah Anda? Apakah sudut kamar Anda kosong atau apakah rumah Anda terasa pengap? Mungkin Anda hanya membutuhkan tanaman dalam ruangan. Anda bisa membuat terarium atau memelihara tanaman berbunga yang bagus untuk menyemarakkan ruangan Anda.

Tanaman untuk Pot Dalam Ruangan

Ada banyak sekali ide kreasi penggunaan tanaman dalam ruangan. Faktor yang dapat membatasi penerapan Ide yang dapat Anda hasilkan adalah anggaran, kesabaran, imajinasi, dan ruang Anda. Anda bisa menanam geranium di dekat jendela atau menanam anggrek di kamar mandi Anda, menanam tanaman di dalam ruangan bisa menjadi hal yang menyenangkan bagi keseharian anda.

Di dalam ruangan, Anda dapat menanam tanaman asli tropis atau tanaman gurun tanpa banyak kesulitan. Tanaman dedaunan sangat bagus karena berbagai alasan. Puring misalnya memiliki warna-warna cerah dan daun kaku yang mengkilap. Anda bisa memilih tanaman yang lebih kecil, seperti violet Afrika, atau sesuatu yang besar, misalnya beringin karet.

Keberadaan tanaman dalam rumah anda bisa meningkatkan kualitas udara di rumah Anda. Beberapa jenis tumbuhan bahkan telah terbukti dapat menyerap racun dari udara. Contoh dari beberapa jenis tumbuhan tersebut misalnya Lili Paris, ivy, bambu, dan Sansevieria semuanya memiliki kesamaan. Tumbuhan juga melepaskan oksigen selama fotosintesis dan menggunakan karbon dioksida, yang membuat kualitas udara yang anda hirup menjadi lebih baik.

Baca juga: Tanama Penyerap Gas Beracun dari Udara

Bagaimana Memilih Tanaman hias dalam ruangan?

Beberapa tanaman lebih suka dibiarkan sendiri dan benar-benar tumbuh subur jika diabaikan. Yang lainnya perlu dipelihara dan dipangkas setiap hari. Pilih tanaman yang sesuai dengan keinginan Anda untuk dipelihara dan yang sesuai dengan selera Anda. Dan perhatikan seberapa banyak cahaya yang diperlukan untuk tanaman yang Anda pilih sehingga Anda dapat memastikan memiliki tempat yang cocok di apartemen atau rumah Anda untuk mereka.

Baca juga: Tanaman Hias Terpopuler untuk Rumah Anda

Pilih tanaman yang mudah dirawat

Jika Anda sering bepergian, Anda perlu memilih tanaman yang tidak membutuhkan banyak perawatan dan penyiraman. Dengan cara ini Anda bisa bepergian tanpa khawatir atau harus menyewa penjaga rumah. Taman dalam ruangan yang anda rawat sendiri bukan hal yang mustahil. Cobalah terarium, yang menciptakan suasananya sendiri dan membutuhkan sedikit perawatan– terarium hanya membutuhkan usaha awal yang sungguh-sungguh dan hembusan udara segar sesekali. Terkadang Anda harus memangkas tanaman di dalamnya, tapi itu saja.

Cocokkan tanaman dengan lingkungan

Beberapa tanaman memerlukan kebutuhan khusus. Kebutuhan ini sebenarnya memungkinkan mereka untuk dijadikan tanaman dalam ruangan. Pothos misalnya, tumbuh dalam kondisi cahaya redup dan berasal dari bagian bawah hutan hujan tropis yang teduh. Mereka akan senang berada di perpustakaan, tumbuh dengan bahagia di rak buku. Beberapa tanaman, seperti pakis sarang burung, tumbuh subur di udara lembab kamar mandi. Tanaman seperti pohon lemon menyukai jendela gambar yang bagus dengan banyak sinar matahari. Namun, jangan meletakkannya terlalu dekat atau Anda akan membakar daunnya! Pastikan untuk mencocokkan tanaman yang tepat dengan lingkungan yang tepat di rumah Anda.

Anda mungkin perlu sesekali membawa tanaman anda keluar rumah atau ruangan. Namun, sebelum Anda membawanya kembali ke dalam ruangan, pastikan untuk memeriksa apakah ada hama yang menumpang di bawah daun, di batang, atau di permukaan tanah. Satu serangga dapat menyerang semua tanaman Anda ketika ia sudah berada dalam rumah.

Pilih wadah yang sesuai

Ada banyak tipe kontainer tanaman tersedia di pasaran. Anda dapat meminta desainer interior atau sesuaikan saja dengan selera pribadi anda untuk memilih wadah yang tepat untuk tanaman Anda. Pastikan saja ada lubang drainase di bagian bawah wadah. Letakkan piring drainase di bawah pot tanaman anda, dan kemudian meletakkan pot plastik di atasnya. Untuk terarium, gunakan sesuatu yang bening, kaca, atau plastik. Jika kaca atau plastik menjadi terlalu berkabut, yang harus Anda lakukan adalah membuka terarium tersebut. Jika Anda tidak memiliki penutup untuk terarium Anda, pastikan untuk menyiraminya sesekali.

Baca juga: Pohon Kecubung, Si Cantik yang Beracun

Gunakan media yang tepat

Sama seperti saat berkebun di luar, pastikan untuk memilih tanah yang tepat untuk tanaman Anda. Campuran tanah biasa dan kompos cukup untuk sebagian besar tanaman dalam ruangan. Tanaman seperti anggrek dan kaktus membutuhkan media khusus dan Anda dapat menemukannya di toko pertanian terdekat. Kaktus membutuhkan drainase yang lebih cepat dan anggrek biasanya tumbuh di batang pohon. Untuk anggrek, medianya sangat tergantung pada spesies yang anda pilih, secara umum anda bisa menggunakan papan akar pakis atau sabut kelapa.

Jika Anda membuat terarium, mulailah dengan lapisan kerikil akuarium (sekitar 2 inci (5 cm) atau lebih) dan tutupi dengan lapisan arang tipis, lalu tutupi dengan plastik atau lumut lembaran. Setelah itu, tambahkan tanah dan mulailah menanam. Tanaman dalam kontainer adalah cara yang indah untuk merapikan ruang hidup dan tidak sesulit yang Anda bayangkan. Selama Anda memperhatikan apa yang dibutuhkan tanaman Anda, mereka akan tumbuh dengan indah di lingkungan dalam ruangan Anda. Pastikan untuk menempatkannya dengan benar dan ikuti instruksi perawatan yang menyertai tanaman Anda.

Sharing is caring!