Tanaman Hoya, Cara Memeliharanya

tanaman hoya

Tanaman Hoya adalah tanaman asli Asia yang diperkenalkan oleh ahli botani Skotlandia Robert Brown dan dinamai untuk menghormati ahli botani abad ke-18 Thomas Hoy. Planter saat ini menganggapnya sebagai bunga tropis yang harum dan perawatannya mudah. Hoya termasuk tanaman dengan pertumbuhan lambat hingga sedang.

Tumbuhan berbunga di genus Hoya adalah bagian dari keluarga Asclepiadaceae, atau dikenal sebagai keluarga milkweed. Taksonomi yang lebih baru menempatkan genus ini dalam keluarga Apocynaceae (dogbane). Di Indonesia, tanaman Hoya adalah nama yang paling umum, tapi anda juga bisa menyebut nama lain dari tanaman ini, misalnya Wax Plant atau Bunga Lilin. Jika anda melihat langsung bunga dari tumbuhan Hoya, anda akan paham kenapa tumbuhan ini disebut sebagai Wax Plant atau Tumbuhan Lilin.

Varietas Hoya

Hoya coronaria: Bunga agak besar berwarna hijau berbentuk seperti bintang

Hoya finlaysoniii: bunga berukuran kecil berwarna putih atau krem, urat daun terlihat seperti berjejaring.
Hoya wallichii: Bukan seukuran uang koin 1000 rupiah berbentuk mangkok berwarna merah, satu kuntum pertangkai bunga.
Hoya macrophylla, daunnya besar dengan bunga berukuran agak kecil namun jumlahnya banyak.
Hoya imperialis: Bunga berukuran sebesar genggaman balita dengan bentuk yang cantik berwarna marun.

Perawatan Tanaman Hoya

Bunga hoya tumbuh dalam tandan berbentuk bola, mirip dengan bentuk kelompok bunga Hydrangea (Hortensia). Setiap tandan dapat berisi hingga 40 bunga individu, yang dikemas rapat, ada juga spesies yang bunganya hanya 1 (Hoya wallichii) atau beberapa kuntum (Hoya imperialis) pertandan.

Hoya memiliki batang berkayu dengan daun lilin, yang tetap hijau. Anda bisa merawat tanaman hoya sebagai tanaman merambat, atau membiarkannya menjalar ke pinggiran wadahnya. Apa pun itu, perkirakan panjang atau tinggi penuh tanaman menjadi 2-4 kaki.

Anda bisa menempatkan tanaman hoya Anda di pot gantung tempat Anda dapat menikmatinya dari tempat duduk favorit Anda di dek atau teras. Tanaman hoya akan menempel pada teralis kecil, memberikan aksen vertikal pada taman kontainer tropis Anda. Tanaman hoya akan lebih sehat jika ditempatkan pada area dengan kondisi lembab di samping kolam, air mancur, atau fitur air lainnya di lanskap Anda.

Bunga Hoya macrophylla

Menurut Departemen Sistem Kesehatan Universitas Kansas, daun dan getah hoya tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. Namun, jika anak atau hewan peliharaan Anda memakannya, sebaiknya hubungi dokter atau dokter hewan Anda untuk meminta nasihat.

Baca juga: Tanaman Indoor Terbaik Untuk Pemula

Penyinaran

Hoyas berkembang paling baik dengan penyinaran matahari tidak langsung yang cerah. Di habitat aslinya Hoya tumbuh ternaungi dan merambat pada batang pohon besar. Untuk mengatur intensitas sinar yang diterima Hoya, Anda bisa menempatkan Hoya di bawah paranet sesuai kebutuhan.

Tanah

Campuran tanah yang ringan dan memiliki drainase yang baik adalah tempat menanam hoya yang terbaik. Secara alami Hoya yang tumbuh merambat pada batang pohon mendapatkan nutrisi dari bahan organik mati yang berada di sekitarnya. Anda bisa menggunakan sekam padi, sekam bakar atau coco peat. Untuk hoya yang bersifat terstrial, anda bisa menggunakan campuran tanah dengan kompos.

Penyiraman

Hoyas harus disiram setiap minggu, dan dibiarkan kering sepenuhnya di antara penyiraman. Terlalu banyak kelembapan dan akarnya akan membusuk, hal ini perlu diperhatikan dengan seksama.

Suhu dan Kelembaban

Sebagai tanaman tropis, hoyas tumbuh subur di iklim yang hangat dan lembab. Karena itu, menempatkan hoya dengan fitur air akan sangat mendukung pertumbuhannya.

Pemupukan Tanaman Hoya

Hoya bisa diberikan pupuk setiap bulan; Asosiasi Hoya Internasional menyarankan untuk memberi mereka pupuk yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium.

Bunga Hoya finlaysonii

Pemangkasan

Saat tanaman hoya Anda selesai mekar bunganya, biarkan tangkai bunganya tetap utuh. Tangkai bunga tersebut masih dapat menghasilkan bunga baru. Membuang tangkai akan memaksa tanaman menghasilkan tangkai baru, yang menunda pembungaan dan membuang energi tanaman.

Hoyas bukan tanaman yang rakus nutrisi, dan pemupukan bulanan dengan kompos atau emulsi ikan encer cukup untuk menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan tropis ini.

Pot dan Repotting Hoya

Hoyas menyukai pot yang berukuran agak kecil dengan bahan yang kurang terikat akar dengan akarnya. Pot yang demikian akan memicu Hoya untuk berbunga lebih subur. Hoya tidak suka bagian bawahnya basah atau tanah menahan air, dan banyak jenisnya yang tumbuh sebagai epifit di alam (mirip dengan bromeliad dan anggrek). Mencampur tanah pot biasa Anda dengan campuran pot anggrek dalam rasio 1-1 akan memberikan media tanam yang ideal untuk tanaman hoya Anda.

Juga, saat merepoting, gunakan tanah yang dipasteurisasi atau media tanam baik dalam pot baru atau yang telah dicuci dengan larutan pemutih klorin dan air.

Hama / Penyakit Umum Tanaman Hoya

Hoyas rentan terhadap hama penghisap getah seperti kutu daun, kutu putih, dan tungau laba-laba. Semua bisa dikontrol dengan minyak neem. Setelah Anda merawat tanaman, bersihkan sisa hama dengan kain bersih dan lembut.

Infeksi jamur juga merupakan penyakit umum untuk hoya. Hawar botrytis dapat menyebabkan pembusukan dan membunuh tanaman Anda; jamur ini muncul dalam bentuk tambalan keabu-abuan. Rawat dengan fungisida, dan rawat dalam media pot yang disterilkan untuk menanganinya.

Sharing is caring!